Keteladanan Rasulullah SAW

  • Whatsapp
Keteladanan Rasulullah SAW

Menurut pendapat yang paling kuat, Rasulullah SAW dilahirkan pada hari Senin, malam 12 Rabiul Awwal di Makkah bertepatan dengan awal tahun gajah.

Laporan: Ustadz Sodiq                             (Lurah Mallusetasi)

Pada 14 abad yang lalu Nabi Muhammad SAW telah meninggalkan kita namun pengaruhnya sampai hari ini masih kita rasakan.dan insya Allah sampai hari kiamat. Beliau diutus sebagai penutup nabi dan Rahmat bagi seluruh semesta alam. Wamaa arsalnaaka illa Rahmatan lil’alamin ( tidaklah Aku mengutusmu Muhammad kecuali Rahmat bagi seluruh semesta alam.

Bulan ini bulan maulid hampir semua masjid di Parepare melaksanakannnya dan ini sudah menjadi tradisi dengan menyediakan pernak-pernik maulid seperti, telur warna warni, sokko ( beras ketang ).Perayaan ini sebagai syiar bukti kesyukuran kita atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meskipun sebagian kelompok dalam Islam ada yang tidak melaksanakannya. Membahas tentang prilaku Rasulullah SAW telah banyak buku-buku yang ditulis dengan berbagai judul di antaranya Hayatu Muhammad SAW ( Kehidupan Muhammad SAW ) ditulis oleh Muhammad Haekal, Sirah An-nabawiyah ( Ar-Rahiqul Al-Makhtum ) oleh Syekh Syafiyurrahman Al-Mubarakfuri, And Muhammad Is his Messenger ( Dan Muhammad adalah Utusan Allah ) oleh Annemarie Schimmel.

Nabi Muhammad SAW meninggalkan 2 pegangan sebagaimana yang diucapkan dalam haditsnya yang artinya : Aku tinggalkan 2 perkara apabila engkau berpegang kepada keduanya maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya yaitu Kitabullah ( Al-Qur’an ) dan Sunnaturasulullah. Sedangkan sunnah itu terbagi 3 perbuatan Nabi, perkataan Nabi dan Assunnah Taqririyah ( perbuatan sahabat tapi dibolehkan nabi untuk dilakukamnya.

Tahun 1978, Michael H. Hart menerbitkan buku yang kemudian mengegerkan jutaan pembaca di seluruh dunia. Hart dengan versinya sendiri menyusun 100 orang paling berpengaruh sepanjang sejarah dalam bukunya ini, yang berjudul “The 100, a Ranking of the Most Infleluential Person in History”. Buku tersebut segera menyulut perdebatan ke penjuru negeri, bahkan dunia karena kontroversi yang dibawanya.

Bagian paling menggegerkan tentu saja karena Hart menempatkan Nabi Muhammad Saw. sebagai urutan pertama orang paling berpengaruh dalam sejarah, mengalahkan Nabi Isa A.s. (Yesus Kristus) di urutan 3 dan Buddha di urutan 4. Nomor dua secara mengejutkan ditempati oleh penemu hukum gravitasi, Sir Isaac Newton. Tentu saja, banyak pihak yang kemudian mendukung atau menentang buku Hart ini.

Walau menyulut kontroversi, buku ini berhasil membuktikan diri sebagai salah satu dari buku non-fiksi terlaris dalam sejarah. Dalam pembukaan tulisannya, Hart menulis bahwa para tokoh dalam buku ini bukan dalam artian paling agung (the greatest) melainkan paling berpengaruh (the Most influential). Penilaiannya ada pada jumlah keseluruhan peran yg dilakukannya untuk umat manusia. Mereka yang telah memegang peranan dalam mengubah arah sejarah dunia.

Michael H.Hart seorang non muslim pun mengakui kehebatan Nabi Muhammad SAW tentu tidak lepas dari prilakunya. Ia terlahir dalam keadaan yatim di saat masih dalam kandungan ibunya. Ibunya wafat saat berusia 6 tahun. Selama hidupnya ia selalu berprilaku jujur sampai ia mendapat gelar al-amin.

Nabi Muhammad SAW hanya berusia 63 tahun dan berdakwah 23 tahun namun pengaruhnya bisa mendunia. Rasulullah menyampaikan dalam haditsnya yang artinya Sesungguhnya aku diutus di muka bumi untuk menyempurnakan akhlaq.

Salah satu keistimewaan yang dimiliki nabi yang tidak dimiliki nabi yang lain, Perintah Allah untuk bersholawat kepadanya. Sebagaimana firman Allah yang artinya ” Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bersholawat kepadanya Hai orang-orang beriman bersholawatlah kepadanya. Di dalam hadits yang artinya “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.(*)