Fahmi Massiara dan Lukman Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak di Majene

  • Whatsapp
Fahmi Massiara dan Lukman Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak di Majene

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Bupati Majene, H Fahmi Massiara bersama Wabup H Lukman melakukan pemantauan dan monitoring Pemilihan Kepala (Pilkades) serentak di Kabupaten Majene, Kamis, 21 November 2019.

Fahmi Massiara memantau pelaksanaan di Kecamatan Tammerodo dan Kecamatan Tubo Sendana. Sedangkan, Lukman, memantau di wilayah Kecamatan Malunda dan Kecamatan Ulumanda. Sementara, Sekda Majene H Andi Achmad Syukri memantau di Kecamatan Pamboang dan Kecamatan Sendana.

Bacaan Lainnya

Selain itu, turut pula dihadiri, Dandim 1401, Kapolres Majene , Asisten Setda, Kadis PMD, para kabag serta para Camat yang melakukan pilkades.

Pelaksanaan pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten Majene, dilaksanakan di 19 desa yang tersebar pada enam wilayah kecamatan dari delapan kecamatan di Kabupaten Majene. Kecuali ada dua kecamatan tidak menggelar pilkades yaitu Kecamatan Banggae dan Banggae Timur.

Kasubag Protokoler pada Bagian Humas Setkab Majene, Sufyan Ilbas menyebutkan, dari beberapa TPS yang dipantau hampir semua sudah selesai melaksanakan pemungutan suara sebelum pukul 12 .00 wita siang, dan akan dilanjutkan perhitungan suara pada pukul 14.00, wita dan akan dilaksanakan di sekretariat PPKD masing masing Desa.

Adapun daerah yang melaksanakan Pilkades, Kecamatan Pamboang Desa Bonde, Simbang dan Desa Adolang. Kecamatan Sendan Desa Lalattedzong, Sendana dan Tallu Banua. Kecamatan Tammerodo Desa Tammerodo, Ulidang, Seppong, Tallambalao. Kecamatan Tubo Sendana, Desa Onang, Onang Utara, Tubo dan Tubo Selatan. Kecamatan Malunda, Desa Mekkatta, Maliaya, Bambangan dab Lombang. Kecamatan Ulumanda hanya satu Desa yaitu Desa Sambabo.

Wakil Bupati Majene, H Lukman menyampaikan, pelaksanaan Pilkades di dua Kecamatan yang dipantau yaitu Malunda dan Ulumanda semua berjalan lancar. Respon masyarakat sangat tinggi dengan partisipasi sekitar 90% dan sampai keperhitungan suara akan tetap berjalan bagus.

“Saya berharap semua kandidat yang terpilih kelak dapat menerima dengan lapang dada dan tentu kepada semua simpatisan juga dapat menerima siapapun yang mendapat amanah,” ucapnya.

Sementara itu penyampaian Bupati Majene, Fahmi Massiara, mengatakan tim Kabupaten yang telah terbentuk, alhamdulillah dapat terintegrasi baik dengan unsur TNI dan Polri yang juga turut langsung menjaga stabilitas keamanan pelaksanaan Pilkades serentak dengan suasana yang tetap berjalan dengan baik. Meskipun dari beberapa desa yang dipantau tadi berfariasi kandidat yang ikut, ada yang 2 – 3 dan ada 4 bahkan sampai 5 kandidat. Namun sejauh ini karena Babinkantibmas yang selalu aktif dalam melakukan pembinaan dilapangan sehingga dapat tercipta keamanan yang terkendali.

“Dari dua Kecamatan (Tammero’do dan Tubo) yang saya pantau tadi, tingkat partisipasi sangat tinggi, rata-rata 90% ke atas yang turut serta memilih. Ini mungkin dikarenakan adanya hubungan emosional yang tinggi dari semua warga desa dengan para calon kades yang ada sangat kuat,” pungkas Fahmi.

Dia menambahkan, meskipun nanti hasilnya akan berbeda tipis, yang jelas bahwa dari semua calon kades dan pendukungnya semua turut berpartisipasi di dalamnya.
Karena itu, selaku Pemerintah Daerah memberikan support dan semangat kepada semua calon, sehingga secara pribadi maupun kelembagaan tidak ada istilahnya calon yang diarahkan atau sejenisnya. Tentunya, ini menggambarkan demokrasi secara mandiri, demokrasi secara penuh, karena semua yang bertarung di desa itu punya hubungan kekerabatan yang tinggi diantara mereka.

Dengan demikian, para Kades yang terpilih nanti akan membangun desanya semuanya merujuk kepada RPJMD yang ada karena itu juga yang dijabarkan dalan RPJM Desa. Serta dapat mencerminkan program pemkab yaitu MP3. (edy)