Diskominfo ‘Retas Hoax’, Iskandar Nusu: Bijak Kelola Informasi

  • Whatsapp
Diskominfo 'Retas Hoax', Iskandar Nusu: Bijak Kelola Informasi

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE–Memberantas berita bohong atau hoax kini menjadi inovasi program Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Parepare.  Program bernama Retas Hoax tersebut sementara ini berjalan dengan adanya berita-berita yang disajikan melalui media Dinas Kominfo Parepare baik dari TV Peduli, Radio Peduli, Sosial media Facebook dan Website Pareparekota.go.id.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Parepare, HM Iskandar Nusu dalam kegiatan jumpa fans Radio Peduli yang diadakan Diskominfo Parepare yang bertajuk ‘Literasi Digital dengan tema ‘Handphone, Hoax, dan Media Sosial’ di Teras Empang, beberapa waktu lalu. “Di era digitalisasi ini, berita lebih mudah didapatkan melalui sosial media. Nantinya, Parepare yang kini menuju smart city untuk mengetahui informasi Parepare, kini bisa melalui ponsel dalam bentuk dashbor. Sementara pengerjaan tim IT. Kedepannya, bisa didownload melalui Playstore,” kata Iskandar.

Kadiskominfo Parepare, HM Iskandar Nusu, Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdako, Anwar Amin, Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Laode Arwah Rahman, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan fans Radio Peduli.
Program yang digagas Diskominfo tersebut diapresiasi Kabag Humas Setdako Parepare, Anwar Amir.  Menurutnya, kegiatan bertajuk Literasi Digital dengan tema ‘Handphone, Hoax, dan Media Sosial’ yang diadakan baru-baru ini sangat bermanfaat untuk meminimalisir berita bohong (hoax) yang beredar di media sosial (medsos).

Dia mengungkapkan program ‘Retas Hoax’ yang digaungkan Diskominfo tersebut merupakan satu langkah positif untuk kemajuan Kota Parepare, khususnya bagi pengguna media sosial agar lebih bijak. “Bagi masyarakat, hati-hati tentang berita tidak benar (hoax). Saya rasa masyarakat Parepare cukup cerdas sehingga bisa mengolah berita dengan benar,” ujarnya.

Selain itu, Anwar juga mengimbau kepada masyarakat untuk cerdas dalam membaca berita. “Mari kita sama-sama mendukung program ‘Retas Hoax’ itu, juga kita dapat menyampaikan saran konstruktif untuk bagaimana membuat informasi yang baik dan benar,” imbaunya.  Kabid IKP Diskominfo Parepare, Laode Arwah Rahman menambahkan selanjutnya Diskominfo akan segera mengukuhkan pilot project Komunitas Anti Hoax Parepare. “Saat ini payung hukumnya dalam bentuk surat keputusan (SK) Walikota telah terbit Hal itu sebagai bentuk implementasi program Retas Hoax,”tandasnya. (sar/ade)