Dewan akan Panggil BKPSDM, Yusuf: Jangan Dendam Politik ke ASN

  • Whatsapp
Dewan akan Panggil BKPSDM, Yusuf: Jangan Dendam Politik ke ASN

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Polemik penahanan kenaikan pangkat Aparat Sipil Negara (ASN) yang terungkap dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, terus menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kota Parepare dari Komisi III, Rudy Najamuddin menuturkan jika polemik ini harus segera sikapi. Terlebih, berbagai rumor mulai berkembang ditengah masyarakat terkait kondisi tersebut. “Iya, kita akan segera memanggil pihak BKPSDM untuk dimintai penjelasannya akan keluhan ASN tersebut. Kebetulan BKPSDM mitra kami di Komisi III,”singkatnya, Minggu 10 November, pagi ini.

Terpisah, Anggota Komisi I DPRD Parepare, Yusuf Lapanna menilai tindakan penahanan pangkat ASN oleh BKPSDM adalah perbuatan zalim dan melawan hukum. Legislator partai Gerinda itu menilai, apa yang menimpa ASN itu adalah perlakuan zalim. “Sehingga saya perpendapat bahwa ini tindakan diskriminatif, zalim dan melawan hukum,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Yusuf pun menyesalkan adanya perlakuan yang dinilai diskriminatif terhadap ASN yang pangkatnya ditahan tanpa alasan yang jelas. “Saya sangat menyesalkan adanya perlakuan diskriminatif terhadap ASN yang di tahan kenaikan pangkatnya. Karena pada dasarnya tidak mungkin BKN pusat menyetui kenaikan pangkat seorang ASN kalau tidak melalui prosedur dan memenuhi persyaratan kenaikan pangkat,” tegasnya.

Yusuf pun berjanji akan memanggil untuk melakukan klarifikasi kepada Plt Kepala BKPSDM dan Sekretaris untuk mempertanyakan motif penahanan pangkat ASN yang bertugas di Dinas Perhubungan tersebut. Jangan sampai rumor yang berkembang tentang penahanan pangkat yang tidak jelas alasannya tersebut berkaitan dengan dendam politik. “Saya khawatir kalau ini ada motif tertentu, masih berkaitan dendam politik masa lalu. Saya minta itu disudahi dendam-dendam politik seperti itu, apa lagi mengkaitkan dan mengorbankan ASN selaku pelayan masyarakat,” tegasnya.(wal)