Curi Sejumlah HP, Mahasiswa Dicokok Polisi di Majene

  • Whatsapp
Curi Sejumlah HP, Mahasiswa Dicokok Polisi di Majene

PAREPOS.CO.ID,MAJENE– Diduga kuat telah melakukan pencurian sejumlah handphone (HP) di beberapa tempat seorang mahasiswa disalah satu perguruan tinggi swasta di Majene. Pelaku berinisial EW (19) harus  dijobloskan ke ruang tahanan Polres Majene. Oknum mahasiswa itu sesuai identitas e-KTP, beralamat di Desa Boda-boda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.

Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Pandu Arief Setiawan dalam press release, Jumat 14 November kemarin, menuturkan, berdasarkan laporan polisi pada 10 Agustus 2019 dan 13 November 2019, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Termasuk dari keterangan dua pelapor bahwa telah terjadi pencurian di lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur.

Begitu juga pada 13 November 2019 juga telah terjadi pencurian serupa di lingkungan yang sama, hanya waktu yang berbeda. Kasat Pandu menerangkan atas keterangan tersebut, Tim Passaka dari Polres Majene terus melakuakan pengembangan dan telah mengantongi identitas dugaan pelaku.

Sehingga tim Passaka itu langsung menuju ke tempat pelaku yang berada di salah satu kompleks perumahan di lingkungan lembang (BTN Talumung). Dari tempat itu petugas langsung menangkap lelaki inisial EW dan kemudian menjobloskan ke sel Mapolres Majene.

Di hadapan petugas pelaku mengakui semua perbutannya telah melakukan pencurian beberapa HP di kos-kosan lalu sebagai sudah dijual. Bahkan ada yang dijual seharga Rp700 ribu. Diakuinya, HP yang sudah dicuri seperti HP Xiomi 5A, HP Oppo, HP Samsung J2, HP VIVO Y95 dan HP OPPO A5.

“Dari sejumlah HP yang dicuri itu tiga diantaranya dijadikan barang bukti (BB). Sementara persangkaan dan ancaman terhadap pelaku diduga melakkan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 ayat (1) ke-3 subs pasal 362 Jo pasal 64 ayat (1) KUH pidana dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun,” beber Kasat Pandu. (edy)