BKPSDM Bersua Komisi I DPRD, Sepakat Proses Pangkat Tertahan

  • Whatsapp
BKPSDM Bersua Komisi I DPRD, Sepakat Proses Pangkat Tertahan

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Setelah tertunda sehari, BKPSDM akhirnya bersua dengan Komisi I DPRD. Pertemuan dua perangkat lembaga ini membahas tertahannya pangkat salah seorang ASN yang bertugas di Dinas Perhubungan. ASN inisial MTG turut dipanggil untuk menjelaskan duduk persoalan yang terlanjur berkembang di masyarakat, Selasa 12 November di ruang komisi I DPRD Parepare.

Ketua Komisi I Kaharuddin Kadir bersama anggota komisi hadir mengkonfrontir persolan didepan tiga Pamong BKPSDM, yakni Plt Kepala BKPSDM, Gustam Kasim, Sekretaris, Adriani Idrus dan Kepala Bidang Mutasi, Fahmi Ali.

Kaharuddin mengatakan setelah melakukan pertemuan, BKPSDM akan melakukan pembinaan dan menjalankan memproses masalah tersebut sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Pasti akan diproses, saya yakin dalam waktu dekat Pak Muslimin akan dipanggil,” jelas Kahar saat memberi keterangan kepada wartawan.

Masalah tersebut kata Kaharuddin sepenuhnya diserahkan ke pihak BKPSDM untuk diselesaikan sesuai dengan undang-undang kepegawaian. Namun kata dia tetap menjunjung tinggi fungsi pembinaan. “Dalam kasus ini ada prosedur yang tidak dijalankan oleh BKPSDM. Seharusnya pegawai kalau melakukan kesalahan dipanggil. Ada Sekda bisa melakukan rapat bersama Kepala Dinas untuk melihat apa kesalahannya,” katanya

Menurut polisi senior Golkar itu, kejadian tersebut disebabkan karena ASN yang dimaksud menyesalkan pangkatnya yang tertahan tanpa mengetahui penyebabnya kesalahannya. Sementara proses kenaikan pangkat ASN itu telah keluar persetujuan dari BKN sejak Oktober 2018. “Pangkatnya tertahan atau tidak terproses di BKPSDM, padahal sudah ada persetujuan dari BKN, setelah itu kan diproses lagi di BKPSDM untuk mendapatkan SK Walikota, dan itu tidak sampai,” jelasnya

Plt Kepala BKPSDM Gustam Kasim berjanji memproses permasalahan tertahannya pangkat ASN tersebut. “Tolong ke kantor, saya akan proses ini, mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi seperti ini, sampaikan langsung ke saya kalau ada masalah seperti itu,” ungkap Gustam

Gustam juga menyatakan, tidak serta merta persetujuan pangkat ASN yang sudah ada dari BAKN otomatis langsung mendapat persetujuan. “Tidak selamanya bahwa begitu datang langsung mendapat persetujuan,” sergahnya.(wal)