Baznas Sosialisasi Perwali Zakat di Kejaksaan

  • Whatsapp
Baznas Sosialisasi Perwali Zakat di Kejaksaan

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Badan Amil Zakat Nasional Kota Parepare mensosialisasikan peraturan Walikota Parepare Nomor 7 tahun 2018 (Perwali) tentang pedoman penghitungan dan pendayagunaan zakat, infaq dan sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya. Kepala Baznas Abdullah didampingi tiga komisioner Baznas mendatangi kantor kejaksaan negeri yang diterima oleh Kepala Kejaksaan Negeri Parepare bersama jajaran.

Ketua Baznas dalam arahannya mengatakan, Kantor Kejaksaan Negeri
Parepare merupakan kantor ke 27 yang terdaftar sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Baznas Parepare. Peran UPZ diharapkan dapat menghimpun dana zakat yang terkumpul dari lembaga pemerintah kemudian diteruskan ke Baznas. “Kejaksaan ini UPZ ke 27 kejaksaan. Ini adalah perpanjangan tangan Baznas dalam menghimpun dana zakat masyarakat khususnya internal lembaga dan tentu menindaklanjuti pertemuan beberapa waktu lalu antara Baznas dengan Kejaksaan Tinggi,” ujarnya

Kata Abdullah, sesuai amanat undang-undang, seluruh ASN lingkup pemerintah kota, TNI Polri maupun karyawan swasta yang beragama Islam telah mempunyai penghasilan Rp 3,6 juta setiap bulan wajib mengeluarkan zakat 2,5 persen. “Seluruh ASN wajib membayar zakat melalui sesuai peraturan walikota pasal 21. Kemudian sesuai pasal 20 wajib zakat mengumpulkan zakat pada Baznas atau UPZ yang ditunjuk,” beber dia.

Abdullah juga menyinggung terkait posisi dan keberadaan Lembaga Amil Zakat (LAZ), Infaq dan sedekah di parepare yg dibentuk oleh Organisasi. “Menurut aturan perundang-undangan zakat, semua LAZ wajib memohon rekomendasi ke Baznas untuk memperoleh surat izin operasional dari Kementerian Agama pada masing-masing tingkatan. Mulai pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota.
Dan sampai hari ini Baznas Parepare belum pernah menerima surat dari LAZ yang ada di parepare untuk dibuatkan Rekomendasi,” imbaunya

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Amir Syarifuddin meminta pihaknya menyambut baik kerjasama yang dibangun dengan Baznas. Ia meminta kepada pengurus UPZ di Kejaksaan Negeri Parepare mampu bekerjasama dengan Baznas. “Kepada bendahara, jangan anda memotong gaji pegawai, tapi kewajiban kita mengingatkan, pak, bu bayar zakat’ta,” ujarnya. (wal)