Ada 4 Ribu Penunggak Iuran BPJS Kesehatan di Majene

  • Whatsapp
Ada 4 Ribu Penunggak Iuran BPJS Kesehatan di Majene

PAREPOS CO.ID,MAJENE—Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Keehatan yang meliputi wilayah Kabupaten Polman, Mamasa dan Majene menyebutkan, terdapat miliran rupiah tunggakan iuaran BPJS kesehatan mandiri.

Hal itu dikemukakan, Kepala Bidang SDM dan UKP pada Kantor BPJS Kesehatan Cabang Polewali yang membawahi Mamasa dan Majene, Imran,  Kamis 24 Oktober 2019. Menurutnya, penunggak iuran BPJS Kesehatan khususnya pemegang kartu mandiri mencapai lebih dari 50 persen atau nilainya berkisar miliar rupiah.

Bacaan Lainnya

“Hanya saja, Imran enggan memberikan rincian lebih detail atau nilai total tunggakan iuran tersebut. Yang pasti, tunggakan iuran itu mecapai miliaran rupiah dari tiga wilayah itu,” sebutnya.

Maka, dia melanjutkan, atas banyaknya tunggakan iuran itu yang mencapai miliaran rupiah tentunya harus ada solusi jitu untuk dapat mengantisipasi hal tersebut. Tujuannya agar para pemegang kartu itu tidak lagi menunggak dan bisa lebih rajin dan semangat membayar iurannya dalam setiap bulan.

“Sehingga kali ini kami meluncurkan suata program baru untuk mengatasi hal tersebut. Seperti meluncurkan program mobile cash. Artinya, setiap peserta segmen mandiri dapat membayar iuran secara autodebet,”jelasnya.

Caranya lanjut dia menyebutkan, jika menggunakan handphone android bisa langsung menghubungi *141# dan secara otomatis akan muncul menu pilihan. Setelah itu atau sudah terdaftar, peserta bisa langsung melakukan pengisian saldo iuran di kantor pos, alfamart serta sejumlah bank lainnya, termasuk BRI, Mandiri dan BNI.

“Program ini lebih bertujuan untuk memudahkan bagi peserta karena tidak lagi harus mendatangani pihak bank untuk membayar iuran tersebut. Melainkan pihak bank atau kantor pos bisa langsung melakukan debet dari saldo peserta yang ada sesuai jumlah tagihan setiap bulannya,” kuncinya.

Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene yang diwakili, Ramli mengatakan, jumlah pengguna kartu iuran BPJS kesehatan mandiri sekitar 11 ribu lebih dan yang menunggak mencapai empat ribu lebih. Sedangkan pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah sekitar 58 ribu lebih dan pemegang kartu PBI pusat sekitar 83 ribu lebih. Sehingga, bila dihitung secara keseluruhan di Kabupaten Majene warga yang memiliki kartu BPJS Kesehatan telah mencapai angka 90 persen dari jumlah penduduk saat ini. Seperti pemengang kartu BPJS kesehatan mandiri maupun PBI daerah dan pusat. (edy/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *