Parepos http://parepos.co.id www.parepos.co.id Mon, 11 Nov 2019 10:16:40 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.4 169144081 Komisi I Gagal Panggil BKPSDM Parepare http://parepos.co.id/2019/11/komisi-i-gagal-panggil-bkpsdm-parepare/ Mon, 11 Nov 2019 10:16:40 +0000 http://parepos.co.id/?p=232733 PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Komisi I DPRD Parepare gagal memanggil pihak BKPSDM untuk mengklarifikasi dugaan penahanan pangkat ASN yang diduga dilakukan oleh pihak BKPSDM. Anggota komisi I DPRD Yusuf Lapanna menjelaskan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan untuk hearing kepada BKPSDM Senin 11 November 2019. “Kami sudah layangkan surat pemanggilan kepada BKPSDM untuk hearing, suratnya sudah mereka terima sekira pukul 11.00 WITA, siang tadi,” katanya

Rencananya hearing atau rapat dengar pendapat dengan pihak BKPSDM sedianya dilaksanakan pada Senin 11 November pukul 14.00 wita di ruang komisi I, namun hingga pukul 15.00 wita sore hari, pihak dari BKPSDM, yakni Plt Kepala BKPSDM dan Sekretaris belum datang. Menurut Yusuf Lapanna, pihaknya sudah menghubungi sekretaris BKPSDM, namun berdalih tengah melakukan rapat dengan Walikota. “Kita sudah hubungi tapi belum datang, tentu kami akan lakukan langkah selanjutnya untuk bisa menghadirkan mereka, atau kita sidak langsung ke tempat mereka,” ujarnya

Pemberitaan sebelumnya, ASN inisial MTG mengadu ke BKPSDM mempertanyakan kenaikan pangkatnya, dari IIIc ke IIId yang belum terealisasi. Padahal MTG sudah mengetahui pangkat IIId sudah keluar dan dapat diakses dari situs BKN pusat.

Menurut legislator partai Gerindra itu, apa yang dilakukan oleh BKPSDM kepada ASN tersebut merupakan tindakan zholim dan melawan hukum, karena menahan sesuatu yang telah menjadi hak orang lain. “Itu sudah menjadi hak ASN, kenapa harus ditahan, dan itu adalah tindakan melawan hukum,” tegasnya

Sesuai informasi yang diketahui Yusuf, banyak ASN yang mengalami nasib sama, namun mereka takut mengadu. Ia mencurigai ada motif lain dibalik peristiwa penahanan pangkat ASN. “Apa sebetulnya kendala, kita mau ketahui, kenapa pangkat mereka ditahan, kami ingin cari solusinya, makanya kami undang,” sesalnya.

Sementara Sekretaris Dinas BKPSDM Adriani Idrus mengaku tidak dapat hadir karena melakukan rapat monitor dan evaluasi dengan walikota. “Besok dek, tadi bersamaan dengan acara monev,” singkat Adriani.(wal)

]]>
232733
Surya Paloh ‘Oppo’, RMS Jabat Ketua OKK DPP NasDem http://parepos.co.id/2019/11/surya-paloh-oppo-rms-jabat-ketua-okk-dpp-nasdem/ Mon, 11 Nov 2019 06:00:34 +0000 http://parepos.co.id/?p=232729 PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Dalam pelaksanaan Kongres II Partai NasDem telah menetapkan ketua umum periode 2019-2024. Surya Paloh kembali dipercaya untuk memimpin kembali sebagai Ketua Umum Partai NasDem periode 2019-2024. Keputusan tersebut dibacakan saat sidang pleno ke-7 yang dibuka Johnny G Plate diserahkan kepada Majelis Tinggi Partai NasDem untuk membacakan hasil keputusan. Majelis Tinggi Partai NasDen antara lain beranggotakan Jan Darmadi, Lestari Moerdijat, Karli Boenjamin, dan Prof Dr T Bahri Anwar. Keputusan tersebut dibacakan oleh Lestari Moerdijat.

Bukan hanya itu, kongres Partai Nasdem juga menghasilkan struktur baru kepengurusan baru DPP. Tercata ada empat tokoh Sulsel mengisi sejumlah jabatan peting di DPP Nasdem. Salah satunya mantan Bupati Sidrap dua periode yang juga merupakan Ketua DPW Nasdem Sulsel, H Rusdi Masse. H Rusdi Masse yang akrab disapa RMS, ditunjuk untuk menduduki jabatan Ketua DPP NasDem Bidang Organisasi,Keanggotaan dan Kekaderan (OKK), Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai wakil ketua Dewan pertimbangan. Luthfy A Mutty sebagai ketua DPP bidang Hubungan Eksekutif DPP Nasdem.

Selain ketiga tokoh tersebut, istri dari RMS, Fatmawati Rusdi juga masuk dalam struktur DPP. Fatmawati menempati posisi Wakil Bendahara Umum DPP. Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif membenarkan komposisi tersebut. “Iya komposisinya seperti itu,”singkatnya. Dari data yang dihimpun di websaite resmi Partai NasDem, sebelum Kongres II Partai NasDem ditutup, Surya Paloh selaku ketua umum Partai NasDem terpilih periode 2019-2024 memperkenalkan kepengurusan DPP Partai NasDem periode 2019-2024 dan dilanjutkan dengan pelantikan.

“Maka dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT tepat pada pukul 10.40 untuk dan atas nama Kongres II Partai NasDem kami semua menerima hasil dan keputusan kongres II ini. Terima kasih kepada semuanya, selamat bekerja. Saya nyatakan Kongres II Partai NasDem ditutup, tok tok tok,” ujar Ketua Umum Partai NasDem periode 2019-2024. Setelah Kongres II Partai NasDem berakhir, malam ini pukul 19.00 akam digelar peringatan HUT ke-8 Partai NasDem yang akan dihadiri Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta pimpinan partai-partai politik. (rls/ade)

]]>
232729
Pendaftaran Online CPNS Dibuka, BKN Jamin Server Siap http://parepos.co.id/2019/11/pendaftaran-online-cpns-dibuka-bkn-jamin-server-siap/ Mon, 11 Nov 2019 03:27:22 +0000 http://parepos.co.id/?p=232723 PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Pendaftaran secara online calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai akan dibuka, Senin 11 November, hari ini. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjamin server untuk pendaftaran telah siap. Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan pihaknya telah mempersiapkan kapasitas server yang mumpuni untuk menampung jumlah pendaftar. “Server BKN siap. Dukcapil juga siap,”singkatnya.

Dijelaskannya, biasanya pada hari pertama pembukaan pendaftaran, para pendaftar/pelamar tidak langsung mendaftar. Akan tetapi pelamar akan melihat terlebih dulu lowongan CPNS yang tersedia melalui situs pemerintah. Peserta biasanya akan mengukur peluang mereka pada masing-masing formasi yang diincar.
“Hari pertama diperkirakan peserta akan ‘window shopping” dulu, melihat lowongan dan menghitung potensi kompetisinya,” kata dia.

Biasanya pendaftaran baru akan dilakukan di hari-hari terakhir. Pemerintah mengantisipasi jumlah pendaftar CPNS mencapai 4,5 juta orang layaknya terjadi tahun lalu. “Tahun lalu 4,5 jutaan pendaftar, antisipasinya di angka itu. Antisipasi pendaftaran pada hari-hari terakhir, mereka sudah banyak belajar dari pengalaman tahun lalu,” kata Bima.

BKN mengimbau para pelamar CPNS membaca dengan teliti formasi yang dipilih dan syarat pendaftarannya, terutama lokasi dan pendidikan. “Tahun lalu banyak sekali yang gagal di seleksi administrasi karena tidak teliti membaca,” kata dia. Terkait adanya kekhawatiran server mengalami gangguan karena banyaknya CPNS yang mendaftar di satu waktu tertentu, Bima berharap kondisi pendaftaran tidak padat, karena waktu pendaftaran relatif panjang.

Bagi para peminat yang ingin mendaftar CPNS 2019 dapat mendaftar melalui http://sscasn.bkn.go.id/. Setelah pendaftaran, seleksi CPNS 2019 akan dilaksanakan pada Februari dan Maret 2020. Untuk diketahui pemerintah membuka 152.250 formasi CPNS 2019, yang terbagi untuk 67 kementerian/lembaga dan 461 pemerintah daerah, di mana pendaftarannya akan dibuka tanggal 11-24 November 2019.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 152.250 formasi CPNS itu dibagi masing-masing 37.425 formasi untuk kementerian/lembaga, dan 114.861 formasi untuk pemerintah daerah.(FIN/ade)

Adapun berikut alur pendaftaran CPNS 2019:

1. Pelamar mengakses portal SSCASN di http://sscasn.bkn.go.id mulai 11 November 2019.

2. Pelamar membuat akun SSCN 2019 menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga.

3. Pelamar melakukan log In menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.

4. Pelamar mengunggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun.

5. Pelamar melengkapi biodata.

6. Pelamar memilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan.

7. Pelamar melengkapi data.

8. Pelamar mengunggah sejumlah dokumen yang diminta.

9. Cek Resume, Cetak Kartu Pendaftaran SSCN 2019.

10. Verifikasi pendaftaran dan seleksi oleh panitia.

11. Pengumuman kelulusan.

]]>
232723
Pelatihan Dasar CPNS, Fahmi Massiara: ASN Tunjukan Komitmen dan Integritas http://parepos.co.id/2019/11/pelatihan-dasar-cpns-fahmi-massiara-asn-tunjukan-komitmen-dan-integritas/ Mon, 11 Nov 2019 03:11:55 +0000 http://parepos.co.id/?p=232718 PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pemkab Majene melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kabupaten Majene menggelar Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan XX, XXI dan XXII di Aula Tammajarra LPMP Sulbar Senin, 11 November 2019.

Pada pembukaan pelatihan dasar CPNS itu dihadiri, Bupati Majene, Fahmi Massiara, Kepala BP SDM Sulbar, Sekretaris BKP SDM Kabupaten Majene serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Majene. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulbar, Dr. Yakub F. Solon, SH, M. Pd mengatakan, peserta Pelatihanan Dasar CPNS (Laksar) Golongan III Angkatan XX, XXI dan XXII tersebut dapat berhasil dengan baik bila yang bersangkutan didukung sepenuhnya dari para mentor yang terdiri dari Pimpinan OPD atau atasan langsung para Peserta Laksar.

Yakub menambahkan, karena Laksar kali ini hanya dilaksanakan satu kali saja, dan bila tidak lulus bisa saja tidak dapat atau gagal menjadi seorang ASN. Sebab, kegiatan Laskar ini berlangsung secara on line. Sementara sambutan Bupati Majene, Fahmi Massiara menyampaikan, istilah ini kemarin ini disebut Prajabatan. Namun, kali ini sudah berubah menjadi Latihan Dasar bagi CPNS. ” Setelah saya perhatikan, ini pesertanya berasal dari kalangan Guru, Kesehatan dan Teknis lainnya. Sepertinya, tidak ada yang umum. Karena inilah memang yang sangat dibutuhkan di daerah Kita,”
Sebut Fahmi.

Dengan demikian diharapkan bagi yang sudah ditempatkan di daerah cukup jauh, maka jangan lagi minta pindah masuk kota, dan biarlah sampai beranak cucu disana di tempat tugasnya. Karena biasanya kalau sudah jadi PNS 100% sudah mulai pada berdatangan, minta pindah masuk kota dengan berbagai alasan yang dikemukakan.

“Saya berharap setelah selesai mengikuti pelatihan dasar ini, diharapkan bagi saudara dapat benar-benar memiliki kompetensi sebagai ASN yang mampu menunjukkan komitmen dan integritas moral. Serta tanggung jawab profesi sebagai PNS yang mampu menunjukkan disiplin dan etos kerja yang baik, dalam rangka mendorong peningkatan kinerja organisasi dimana saudara berada, “harapnya. (edy/ade)

]]>
232718
Hari Pahlawan, Jokowi Anugerahi Enam Tokoh Gelar Pahlawan, Siapa Saja ? http://parepos.co.id/2019/11/hari-pahlawan-jokowi-anugerahi-enam-tokoh-gelar-pahlawan-siapa-saja/ Mon, 11 Nov 2019 03:05:33 +0000 http://parepos.co.id/?p=232715 PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh yang berjasa bagi bangsa dan negara.Pada 2019 sebanyak 20 nama diusulkan oleh Kementerian Sosial untuk dibahas oleh Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) namun hanya enam tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Para tokoh tersebut, yaitu Ruhana Kuddus dari Sumatera Barat, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) dari Sulawesi Tenggara, Prof Dr M. Sardjito dan K.H. Abdul Kahar Mudzakkir dari Jogjakarta, Alexander Andries Maramis dari Sulawesi Utara, dan K.H. Masjkur dari Jawa Timur.

Presiden Joko Widodo mengatakan, apresiasi atas jasa, pengorbanan kepada seluruh pahlawan yang selama ini telah memberikan dedikasi, maupun perjuangaannya dalam mencapai cita-cita kemerdekaan. Presiden juga menegaskan, bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa para pahlawan. ”Menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan, terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan dan yang lain-lain,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menjadi Inspektur Upacara Ziarah Nasioal Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta, kemarin.

Terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan pemberian gelar pahlawan nasional bagi tokoh Muhammadiyah KH Kahar Mudzakkir merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa almarhum. “Gelar tersebut membuktikan pengakuan atas jasa dan pengabdian terhadap tokoh kemerdekaan yang juga tokoh Muhammadiyah kelahiran Kotagede Yogyakarta tersebut,” kata Haedar dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Dia menyampaikan terima kasih Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada pemerintah dan sejumlah tokoh yang berjasa dalam memproses penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut. Dengan begitu, dia mengatakan telah ada sejumlah tokoh Muhammadiyah yang menjadi tokoh nasional seperti Ki Bagus Hadikusumo yang ditetapkan pada November 2015, Kasman Singodimedjo pada 2018 dan Kahar Mudzakkir pada 2019. “Alhamdulilah semua proses administratif telah dilakukan disertai ikhtiar silaturahim, lobi dan komunikasi yang didukung semua pihak telah berakhir baik dan menggembirakan untuk mengenang jasa tiga tokoh nasional yang berjasa besar bagi republik ini,” kata dia.

Dia mengatakan ketiganya tentu tidak menuntut gelar pahlawan tetapi pemerintah dan semua komponen bangsa patut menghargai pengorbanan serta jejak perjuangan para tokoh bangsa itu. “Para pejuang kemerdekaan dan siapapun yang berjasa bagi negara sebelum dan sesudah Indonesia merdeka tentu sangatlah banyak. Ada yang tercatat dan mungkin masih terdapat mereka yang luput dari perhatian pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Universitas Gadjah Mada menyambut gembira penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk Prof. Dr. M. Sardjito karena telah memperjuangkan pengusulan gelar itu sejak sembilan tahun silam. “Tahun 2011 tim mulai dan Juli 2012 sudah ada surat pengusulan,” kata salah satu anggota tim pengusul, Prof. Dr. dr. Sutaryo, melalui keterangan tertulisnya.

Dia menjelaskan Sardjito yang juga Rektor pertama UGM merupakan sosok ilmuwan pejuang sekaligus pejuang ilmuwan. Sardjito fokus dan aktif waktu itu di bidang pendidikan seperti di Budi Utomo. Sardjito juga sebagai peletak Pancasila sebagai dasar perguruan tinggi di Indonesia. Ia juga dikenal sebagai pendiri Palang Merah Indonesia (PMI) dan banyak meneliti obat-obatan bagi rakyat maupun pejuang kemerdekaan. “Ya sarjana komplet. Aktif di sosial, budaya, perdamaian dan seni rupa juga,” katanya.

Rektor UGM Prof Panut Mulyono mengaku bangga dengan gelar Pahlawan Nasional bagi almarhum Prof. Sardjito. “Semoga kita dapat meneladani semangat dan ketulusan almarhum dalam berjuang bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Almarhum Prof. Sardjito adalah ilmuwan pejuang dan pejuang ilmuwan,” kata dia.

Anugerah itu juga disambut bahagia pihak keluarga almarhum Sardjito. Budhi Santoso, salah satu keluarga Sardjito, merasa bahagia dengan anugerah tersebut. Mewakili keluarga, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berusaha secara maksimal memperjuangkan Sardjito sebagai Pahlawan Nasional. “Ini anugerah istimewa bagi keluarga. Atas nama keluarga kami mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah memperjuangkan pemberian gelar tersebut,” kata doa.

Ruhana Kuddus (Roehana Koeddoes) merupakan wartawan perempuan di Sumatera Barat lahir di Koto Gadang, Kecamatan Ampekkoto pada 20 Desember 1884 dan meninggal di Jakarta pada 17 Agustus 1972 dalam usia 87 tahun. Ia hidup pada zaman yang sama dengan Kartini, di mana akses perempuan untuk mendapat pendidikan yang baik sangat dibatasi. Ruhana adalah pendiri Soenting Melajoe, surat kabar perempuan yang terbit di Kota Padang, Sumatera Barat. Pada 10 Juli 1912, ia menjabat sebagai pemimpin redaksi.

Saat Belanda meningkatkan tekanan dan serangannya terhadap kaum pribumi, Ruhana bahkan turut membantu pergerakan politik dengan tulisannya yang membakar semangat juang para pemuda. Kiprahnya di dunia jurnalistik dimulai dari surat kabar Poetri Hindia pada 1908 di Batavia yang dianggap sebagai koran perempuan pertama di Indonesia. Ruhana pun mempelopori berdirinya dapur umum dan badan sosial untuk membantu para gerilyawan.

Ruhana Kuddus pernah dua kali diusulkan Pemprov Sumbar sebagai pahlawan nasional dari provinsi itu dan terakhir diusulkan pada 2018, meski sudah memenuhi syarat namun belum beruntung ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Tokoh lainnya adalah Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) yang lahir di Buton Sulawesi Tenggara awal abad ke-18 Masehi. Sultan Himayatuddin berjuang melawan Belanda untuk menegakkan kedaulatan dan terutama membebaskan bangsanya dari belenggu penguasaan Belanda.

Perjanjian-perjanjian dari raja-raja terdahulu telah membuat rakyat Buton sengsara dan kerajaannya hanya memilki kedaulatan semu. Sultan Himayatuddin berjuang melawan penguasaan Belanda dengan memimpin perlawanan gerilya di Gunung Siontapina. Ia wafat dan dimakamkan di Gunung Siontapina pada 1776. Prof Dr M. Sardjito lahir di Magetan, Madiun, Jawa Timur, 13 Agustus 1889. Ia mengabdikan diri di bidang kesehatan dengan menjadi Anggota Kehormatan/pengurus Perkumpulan Dokter Indonesia pada 1915 sampai 1942. Pada 1925 Dr Sardjito menjadi Ketua Organisasi Pergerakan Nasional Budi Utomo Cabang Jakarta. Tahun 1926 sampai dengan 1930 ia menjadi anggota Haminte Jakarta dan wakil Wethouder.

Sejak tahun 1937 hingga tahun 1944, ia bekerja sebagai Pemimpin Redactie Medische Beriichten (Berita Ketabiban). Ketika masa Revolusi Indonesia dan terbatasnya tenaga medis untuk menunjang perjuangan, maka bersama dengan Ki Hadjar Dewantara dan Prof Notonagoro, ia kemudian mendirikan Perguruan Tinggi Kedokteran. Tahun 1942, ia menjadi Ketua Mardi Waluyo Semarang.

Pada 1947-1949 ia menjadi Ketua PMI Klaten. Saat terjadi penyerbuan Belanda, Sardjito mengatur cara mendapatkan uang, bahan-bahan dan 22 obat-obatan untuk menjaga kesehatan rakyat, tentara, dan PMI. Tahun 1948 Dr Sardjito menjadi anggota Panitia Pendidikan, sebagai Ketua Dewan Penimbang Pengangkatan Guru Besar, dan anggota Panitia Perguruan Tinggi.

Pada tahun 1949, ia menjadi wakil ketua persiapan untuk menerima perguruan tinggi dari daerah pendudukan. Sebagai Presiden/Rektor pertama Universitas Gadjah Mada, Desember 1949-1961, ia berprinsip bahwa pendirian Universitas Gadjah Mada tidak hanya membentuk ilmuwan, melainkan juga sebagai pejuang kebangsaan dan kemanusiaan.

Banyak jasa yang telah dilakukan Dr Sardjito untuk meningkatkan kesehatan masyarakat mulai dari penyelidikan penyakit kolera, disentri, lepra, tifus, meneliti influenza, diabetes mellitus, dan lainnya. Atas jasa-jasanya, ia menerima berbagai penghargaan antara lain penghargaan istimewa dari Pemerintah RI atas jasa-jasa yang besar untuk pembangunan Universitas Gadjah Mada Jogjakarta (tahun 1951).

Mendapat Bintang Gerilya atas jasanya di dalam perjuangan bergerilya, pembela kemerdekaan Indonesia (tahun 1958), mendapat Bintang Mahaputra tingkat III dan menerima Bintang Kehormatan Keilmuan dari Uni Soviet (tahun 1960). Selain itu, Bintang Satya Lancana peringatan perjuangan kemerdekaan dan Bintang Satya Lancana Karya Satya (tahun 1961) dan Bintang Mahaputra tingkat II secara Anumerta (tahun 1973). Dr Sardjito meninggal di Rumah Sakit Panti Rapih Jogjakarta pada 6 Mei 1970 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kusumanegara.

Kiai Haji Abdul Kahar Mudzakkir lahir di Kampung Gading Selatan, Kota Yogyakarta, 16 April 1907. Ia wafat pada 1 Desember 1973 dan dimakamkan di Pemakaman Boharen Purbayan, Kotagede. Pada periode 1920-1930an atau saat K.H. Abdul Kahar Mudzakkir menuntut ilmu di Universitas Al Azhar maupun di Universitas Darul Ulum, ia aktif memperkenalkan Indonesia sekaligus menggalang dukungan bagi kemerdekaannya, melalui berbagai organisasi yang diikuti seperti Gerakan Pelajar Indonesia maupun Perhimpunan Indonesia di mana ia bahkan pernah ditunjuk sebagai ketuanya.

Perjuangan Indonesia untuk merebut kemerdekaannya juga disebarkan melalui tulisan-tulisannya di berbagai artikel surat kabar yang terbit di Mesir maupun melalui Muktamar Islam Internasional di mana ia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara. Setelah menyelesaikan studinya di Mesir, K.H. Abdul Kahar Mudzakkir berkiprah di bidang dakwah dan pendidikan melalui Muhammadiyah.

Aktivitas politik untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang telah dilakukannya sejak berada di Mesir terus dilanjutkan di Indonesia dengan aktif dalam Partai Islam Indonesia. Aktivitas politiknya dan kemudian dipicu oleh keikutsertaan K.H. Abdul Kahar Mudzakkir dalam Pameran Kebudayaan Islam di Tokyo Jepang membuatnya diasingkan ke Garut dan kemudian ditahan di Nusakambangan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada masa Jepang, perjuangan untuk mencapai cita-cita Indonesia terus dilanjutkan oleh K.H. Abdul Kahar Mudzakkir dengan menjadi komentator luar negeri di radio militer Jepang dan kemudian menjadi kepala Kantor Urusan Agama.

Saat akhir masa pendudukan Jepang di Indonesia, ia terpilih menjadi anggota BPUPKI dan kemudian terpilih lagi sebagai tim 9 yang merumuskan dasar negara Indonesia. Selama aktif menjadi anggota BPUPKI, K.H. Abdul Kahar Mudzakkir pun tetap mencurahkan perhatian besarnya pada pendidikan dengan cara memelopori pendirian Sekolah Tinggi Islam yang lahir di tengah-tengah revolusi kemerdekaan Indonesia pada 8 Juli 1945.

STI ini kemudian berubah namanya menjadi Universitas Islam Indonesia dan pindah ke Jogjakarta yang hingga kini dikenal sebagai salah satu universitas ternama di Indonesia. Alexander Andries Maramis adalah salah satu tokoh Minahasa yang duduk sebagai anggota Badan Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Tokoh kelahiran Paniki Bawah, Minahasa, 20 Juni 1897 itu, juga termasuk dalam anggota panitia perancang UUD 1945. Ia juga berperan dalam merumuskan preambule dari dasar negara yang juga dikenal dengan Piagam Jakarta pada 17 Agusus 1945. Saat kabinet pertama dibentuk, Alexander Andries Maramis duduk sebagai anggota kabinet, Menteri Negara, sebagai Wakil Menteri keuangan, Menteri Keuangan dr. Samsi Sastrowidagto tapi berhenti pada 25 September 1945 dan Alexander Andries Maramis diangkat sebagai Menteri Keuangan.

Di awal kemerdekaan, ekonomi terpuruk akibat perang. Selaku Menteri Keuangan, ia memerintahkan mencetak ORI (Oeang Republik Indonesia) pertama ditandatangani oleh Menteri Keuangan Alexander Andries Maramis diedarkan pertama kali oleh BNI 1946. Ketika menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Oktober 1945, Alexander Andries Maramis di rumahnya bersama-sama DR. Sam Ratulangi, ARSD Ratulangi, Otto Rondoniwa membentuk Badan Perjuangan KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi).

Ia juga sepat menjabat sebagai duta besar di Uni Soviet dan Finlandia. Alexander Andries Maramis meninggal di Jakarta, 31 Juli 1977 dan dimakamkan di TMPN Utama Kalibata Jakarta. Tokoh terakhir yang mendapat anugerah Pahlawan Nasional, yaitu K.H. Masjkur yang merupakan pelaku sejarah Indonesia dari zaman Jepang sampai Orde Baru. K.H. Masjkur yang lahir di Singosari berperan sejak persiapan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan dan mengisinya seluruhnya punya arti penting dalam dinamika negara.

Sejumlah jasa dan prestasi K.H. Masjkur di antaranya sebagai Pimpinan Tertinggi Barisan Sabilillah, Anggota BPUPKI yang merumuskan Pancasila dan UUD 1945, Pendiri Yayasan Sabilillah Malang, Ketua Yayasan Universitas Islam Malang (Unisma) pertama, Ketua Umum PBNU, dan Menteri Agama RI. Pengusulan K.H. Masjkur untuk menjadi Pahlwan Nasional telah dilakukan sejak 1995 namun sempat terhenti. Pemberkasan diulang dan diusulkan kembali pada 2017 dan berproses hingga 2018. K.H. Masjkur meninggal di Jakarta, 18 Desember 1992 dan dimakamkan di Singosari, Malang, Provinsi Jawa Timur.(FIN/ade)

]]>
232715
Menunggu Waktu, TP4D Dibubarkan dengan Kajian Ini http://parepos.co.id/2019/11/menunggu-waktu-tp4d-dibubarkan-dengan-kajian-ini/ Mon, 11 Nov 2019 03:01:15 +0000 http://parepos.co.id/?p=232712 PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Salah satu program andalan Kejaksaan RI dalam memberikan dukungan pembangunan strategis pemerintah terancam dibubarkan. Program itu yakni hadirnya Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Alasan pembubarannya diduga ada ‘permainan’ oknum jaksa dalam memberikan pengawalan proyek strategis nasional.

Rencana pembubaran TP4D ini muncul langsung dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Dia menyebut akan mengkaji ulang program TP4 dan TP4D. Kordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menilai langkah pengkajian ulang oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin terhadap TP4 dan TP4D merupakan langkah tepat.

Sebab keberadaan TP4D banyak dikhawatirkan menjadi ajang perlindungan bagi pelaku kejahatan dalam mengerjakan proyek strategis pemerintah. Dia menjelaskan keberadaan TP4 dan TP4D yang dikerap diklaim mampu memberikan pencegahan tindak pidana korupsi dalam proyek strategis nasional, kenyataannya justru sebaliknya.

Tidak sedikit oknum jaksa yang memberikan pengawalan proyek dengan meminta bagian dari proyek tersebut. “Dari dulu diklaim mampu kawal proyek triliunan rupiah, tapi faktanya ada oknum jaksa nakal, ini bahaya bukan buat proyek jalan lancar malah membebani kontraktor dengan meminta fee dan lainnya,” tegas Boyamin.

Boyamin mengatakan tugas pokok Kejaksaan adalah menuntut perkara pidana termasuk korupsi. Jadi bila masuk ke dalam kegiatan pemerintah termasuk tender proyek, maka jelas terjadi konflik kepentingan. Sebab tender proyek berpotensi korupsi. Di sisi lain juga bertentangan dengan UU Kejaksaan. “Untuk itu, sekali lagi kami meminta Kejagung untuk membubarkan TP4D baik di pusat maupun daerah dan fokus pada tindakan pemberantasan korupsi. Jangan sampai kesibukan TP4D menjadikan alasan kendor berantas korupsi,” tegasnya.

Sementara, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku akan mengevaluasi TP4 dan TP4D, pasalnya selama program berjalan masih banyaknya terjadi kebocoran. Namun, Burhanuddin enggan menjelaskan kebocoran yang dimaksud. Mungkin kebocoran yang dimaksud yakni masih adanya oknum jaksa yang tertangkap terkait hal ini (pengawalan pengmanan proyek). Disinggung soal apakah kajian yang dimaksud untuk membubarkan atau mengganti dengan program lain, Burhanuddin enggan membeberkannya. “Hasilnya akan diumumkan nanti, kita tunggu saja,” tegasnya.(*/ade)

]]>
232712
Hari Pahlawan, Irwan Hamid Berikan Penghargaan ke Guru Berprestasi http://parepos.co.id/2019/11/hari-pahlawan-irwan-hamid-berikan-penghargaan-ke-guru-berprestasi/ Mon, 11 Nov 2019 02:37:29 +0000 http://parepos.co.id/?p=232709 PAREPOS.CO.ID, PINRANG- -Peringatan Hari Pahlawan ke-74, Minggu 10 November,dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pinrang di halaman Kantor Bupati Pinrang, kemarin. Peringatan Hari Pahlawan di Bumi Lasinrang sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pahlawan ,,Dandim 1404/Pinrang, Letkol ARM Lukman Sasono.

Dalam sambutannya, Letkol ARM Lukman Sasono saat membacakan sambutan seragam Menteri Sosial RI menyampaikan, peringatan Hari Pahlawan diharapkan agar kita lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Menjadi pahlawan masa kini, lanjutnya, dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia.

Jika dahulu, kata Dandim, semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan. Peringatan hari Pahlawan ini, ungkap Dandim, kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

Upacara Hari Pahlawan juga dirangkai dengan penyerahan Sertifikat oleh Bupati Pinrang, Irwan Hamid kepada Subair, SPdI, MPd atas prestasinya sebagai juara 1 pada perlombaan Inovasi pembelajaran guru SMP dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Selain itu, Bupati juga melepas perkemahan bakti Saka Wana Bakti dan Saka Kalpataru tingkat Nasional Tahun 2019 Kwartir Cabang Pinrang yang ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten oleh Bupati Pinrang selaku Ketua Mabicab Pinrang.

Bupati Pinrang Irwan Hamid usai menyerahkan sertifikat dan uang pembinaan kepada salah satu guru berprestasi di daerah tersebut menuturkan, kekagumannya serta angkat topi atas prestasi yang diraih pak Subair,atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi capain tersebut.(rls/ade)

 

]]>
232709
Hari Pahlawan, Dollah Mando Bagikan Kendaraan Operasional http://parepos.co.id/2019/11/hari-pahlawan-dollah-mando-bagikan-kendaraan-operasional/ Mon, 11 Nov 2019 02:19:45 +0000 http://parepos.co.id/?p=232706 PAREPOS.CO.ID,SIDRAP–  Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidrap diwarnai dengan penyaluran kendaraan operasional kemetrologian kepada petugas metrologi Dinas Perdagangan. Penyerahaan kendaraan dinas tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidrap, H Dollah Mando yang berlangsung di Lapangan Kompleks SKPD, usai menjadi inspektur upacara.

Kendaraan yang diserahkan terdiri satu unit mobil dan empat unit motor. Seluruhnya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan RI. Kendaraan operasional kemetrologian tersebut dimaksudkan untuk mempermudah petugas dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Mantan Wakil Bupati Sidrap dua periode itu menuturkan, keberadaan kendaraan tersebut dapat meningkatkan pelayanan kemetrologian di Kabupaten Sidrap.

“Mudah-mudahan kendaraan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberi pelayanan optimal kepada masyarakat,” pesan Dollah didampingi Plt Kadis Perdagangan Sidrap, H Amir A Wali. Penyerahan kendaraan operasional tersebut turut disaksikan Dandim 1420 Sidrap, Letkol J.P. Situmorang, Kajari Sidrap, Djasmaniar, Wakil Ketua PN Sidrap, Santonius Tambunan, Wakapolres Sidrap, Kompol H Baso dan jajaran Dinas Perdagangan Sidrap. (ira/ade)

]]>
232706
Hari Pahlawan, Bupati Berikan Bingkisan dan Penghargaan http://parepos.co.id/2019/11/hari-pahlawan-bupati-berikan-bingkisan-dan-penghargaan/ Sun, 10 Nov 2019 15:06:53 +0000 http://parepos.co.id/?p=232703 PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Peringatan Hari Pahlawan ke 74 Tahun 2019 tingkat Kabupaten Majene, dilaksanakan dengan menggelar upacara di Halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Minggu 10 November 2019.

Bupati Fahmi menyatakan, Hari pahlawan kali ini, dengan tema ” Aku Pahlawan Masa Kini” maka, Pemerintah Kabupaten Majene memberikan hadiah berupa bingkisan dan penghargaan kepada enam keluarga pahlawan di Tanah Mandar. Selain itu keenam itu dinilai telah berjasa di bidangnya masing- masing. Sebab, ada diantaranya adalah pimpinan OPD lingkup pemkab Majene.

Seperti para keluarga pahlawan Mandar yang mendapat bingkisan dari Bupati Majene, Fahmi Massiara diantaranya, Hj Andi Bau Ruslia Rajab, Dra Hj Baiduri Aco, Drs H Syamsir Abu, Hj Andi Beda Basharoe, H Andi Achmad Zaky Noor dan Ir Hj Ichwanty M.Ap.

Sementara yang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Majene diantaranya, Sersan Mayor Ma’ga Babinsa koramil 1401-01 Kodim 1401 Majene telah berprestasi dalam olahraga menembak versi TNI maupun Perbakin, Aipda Hasbi PS Kanit III (Sosbud) Satintelkam Polres Majene, berprestasi pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Majene, dr Yuppie Handayani M.Kes Direktur RSUD Majene yang saat itu menjabat sebagai kepala Puskesmas Banggae pada ajang Puskemas Unggul Tingkat Nasional Tahun 2019.

Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada Siti Ma’rifa Ramadhan Kelas III A Toleransi, SMP negeri 2 Majene Juara II Lomba Literasi Siswa Nasional Cabang Berpantun, Abdul Samad Kunu Staf BKP SDM Kabupaten Majene juara II tingkat nasional sebagai pelatih dalam olimpiade olahraga siswa tingkat nasional tahun 2016 cabang Bulutangkis, Juliasman Ketua Karang Taruna Samalewu Kelurahan Lalampanua Kecamatan Pamboang sebagai karang taruna berprestasi tingkat nasional tahun 2016.

Upacara tersebut dihadiri Bupati Majene Fahmi Massiara selaku Inspektur Upacara. Serta hadir pula, Wakil Bupati Majene, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan OPD beserta staf, para Legiun Veteran serta siswa-siswi dan undangan lainnya. Usai upacara dilanjutkan dengan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan lalu tabur bunga di pelabuhan Majene di Passarang. (edy)

]]>
232703
Fahmi Massiara Pimpin Dewan Masjid Majene http://parepos.co.id/2019/11/fahmi-massiara-pimpin-dewan-masjid-majene/ Sun, 10 Nov 2019 10:38:53 +0000 http://parepos.co.id/?p=232698 PAREPOS.CO.ID, MAJENE–Bupati Majene, H Fahmi Massiara secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Majene. Pelantikan pengurus DMI Kabupaten Majene Periode 2019 – 2024, berlangsung di pendopo rumah jabatan bupati Majene, Sabtu, kemarin.

Acara Pelantikan itu dipimpin langsung Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Sulawesi Barat yang juga Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar yang turut dihadiri sejumlah pejabat teras lingkup pemkab Majene serta pejabat pemprov Sulbar.

Gubernur Ali Baal Masdar dalam pelantikan itu mengharapkan agar tercipta konsolidasi
ke daerah, kecamatan dan desa, termasuk menggandeng organisasi keagamaan yang sudah ada dan terbentuk lebih lama seperti Remaja Masjid.

Sebab, menurutnya organisasi tersebut harus di bina sekaligus menjadi motor penggerak keagamaan sesuai tingkatan termasuk dengan kehadiran DMI tersebut.

” Karena itu keberadaan remaja masjid harus terus dibina. Alasannya, semkain banyak organisasi berhaluan islam, maka syiar islam juga akan terus berkembang dan berkualitas” papar mantan Bupati Polman itu.

Sedangkan Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan tugas tersebut menjadi amanah yang harus dilaksanakan dengan dedikasi dan penuh keikhlasan.

“Tugas mulia ini tentunya di dalmnya penuh pengabdian dan kewajiban moral. Ini terkait dengan nilai -nilai keagamaan,” ucap Fahmi. (edy/ade)

]]>
232698