Metro Pare

Stok Blangko KTP Tersisa 143 Keping, Ini Penjelasan Plt Kadisdukcapil

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE–Ketersediaan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) mulai menipis. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Parepare mencatat stoknya sisa 143 keping. Olehnya itu, pencetakan kartu tanda penduduk elektronik diprioritaskan bagi perekaman baru.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Parepare, Adi Hidayat Saputra yang dihubungi kemarin menjelaskan keterbatasan jumlah blangko e-KTP dialami seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Disdukcapil Parepare. “Stok yang tersisa sampai hari ini (kemarin, red) sebanyak 143 keping,” ungkapnya.

Menurutnya, pengadaan blangko e-KTP masih dilakukan secara terpusat di pemerintah pusat, sehingga masih menunggu pendistribusian tahun 2020. “Jadi warga yang ingin melakukan penggantian kartu sementara dilayani untuk surat keterangan (suket) sambil menunggu penyaluran dari Dirjen Capil,” jelasnya.

Loading...

Adi Hidayat mengatakan, stok jumlah blangko e-KTP yang ada saat ini diprioritaskan bagi pencetakan kartu baru. “Kita prioritaskan bagi warga yang pertama kali cetak atau bagi warga merekam baru,” katanya. Disdukcapil Parepare setiap tahunnya hanya mendapat jatah atau kuota 7.000 keping. “Sama tahun 2019 lalu, kita dapat 7.000 keping. Sedangkan kebutuhan rilnya 110 kepingi per hari,” ujarnya.

Kebutuhan tersebut karena adanya permohonan pergantian dengan berbagai alasan, perekeman yang baru cetak, ada perubahan elemen data. “Jadi kalau kita kalkulasi, kebutuhan kita dalam sebulan diestimasikan sekitar 3.000 keping,” katanya. Jumlah pendudukan Kota Parepare berada pada angka 153 ribu jiwa. Sementara wajib KTP berjumlah 104.299 jiwa. “Mereka yang sudah merekam sebanyak 102.379 jiwa atau 98,16 persen dan belum melakukan perekaman sisa 1.920 jiwa atau 1,84 persen,” ungkap Adi Hidayat di ruang kerjanya. (sar)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top