Pro Daerah

Pembayaran Lahan Proyek Rel KA tak Tuntas, Ini Kata Kepala BRI Pangkep

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Proyek Strategis Negara (PSN) untuk pembangunan jalur rel kereta api trans sulawesi tak kunjung tuntas dipermasalahkan. Pasalnya, proyek yang anggaraannya dimulai sejak tahun 2017 tak mampu menuntaskan penyelesaian pembayaran lahan milik warga terdampak proyek tersebut.

Kepala BRI Cabang Pangkep, Adi Nugroho yang melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik lahan yang belum menerima ganti rugi, cukup terkejut dengan persoalan tersebut. Diakuinya, BRI adalah pemenang tender transaksi pembayaran ganti rugi lahan kepada para pemilik tanàh yang dilalui jalur kereta api trans Sulawesi. Kerja sama BRI dengan Kementerian Perhubungan Bidang Perkeretaapian sifatnya nasional.

BRI Pangkep sendiri, kata Adi Nugroho, wewenang dan tanggungjawabnya adalah membukakan buku rekening kepada nasabah pemilik lahan yang tanagnya dilalui proyek rel kereta api.

Loading...

Pembayaran kepada nasabah, dibayarkan berdasarkan perintah dari Lembaga Manajemen Azet Negara (LMAN). Untuk pencairan dana, BRI Pangkep selaku pemegang mandat akan membayar nasabah, dimana terlebih dahulu mencocokan nama yang terkirim dari LMAN sesuai identitas KTP nasabah.

Sementara itu salah satu pengiat lembaga sosial masyarakat di Pangkep, Muh Hasyim dalam pertemuan itu mempertànyakan adanya dugaan terjadinya endapan uàng dari pemilik lahan yang dikelolah bendahara kas proyek. “Katanya ada dugaan bunga bank yang terkait penundaan atau mengulur pembayaran kepada nasabah pemilik làhan,”ujarnya.

Dia pun mempertanyakan  terkait mekanisme penguluran pembayaran. “Ada kesan pemanfaatan untuk memperoleh hasil dari bunga bank. Mudah-mudahan kalau memang ada bunga bank dari uàng endapan tersebut,masuk ke kas negara,”harapnya.(*/ade)

Loading...

TRENDING

To Top