Metro Pare

Kodong! Kantor DLH Disegel, TPH: Kami Dibayar, Kami Buka

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Penyegelan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare berimbas pada tidak beroperasinya mobil angkutan sampah. Puluhan unit kendaraan pengangkut sampah jenis mobil enam roda, masih terparkir rapi dihalaman kantor DLH. Akibatnya pelayanan persampahan di kota bertajuk peduli ini terganggu. Sepanjang hari ini saja, terlihat kantong-kantong sampah banyak berserakan di pinggir jalan depan rumah warga. Bau menyengat mulai tercium dari balik tong sampah.

Pemandangan itu bisa disaksikan di sepanjang jalan Abubakar Lambogo. Khususnya didepan pesantren DDI Ujung Lare. Terlihat sampah dibiarkan berserakan diatas tong besi yang sudah full dan mengeluarkan bau tak sedap. Meski kelompok masyarakat secara swadaya turun melakukan pembersihan secara mandiri. Namun belum mampu menyentuh secara keseluruhan.

Tak hanya itu, tenaga pekerja harian (TPH) yang melakukan aksi penyegelan, juga turut menyegel ruang kantor tempat para PNS bekerja. Sehingga kantor DLH, Jumat 13 Desember, kosong dari aktivitas. Salah seorang peserta aksi, Gabriel Sada mengakui, dirinya bersama rekannya tetap bertahan di DLH dan mensegel ruangan kerja pegawai DLH. “Itu dilakukan sejak pagi tadi sekira pukul 07.00 Wita. Kita segel pula ruangan kerja, jadi tidak ada aktivitas pegawai di dalam diruangan,” ketusnya saat ditemui di area Kantor DLH Parepare.

Loading...

Gabriel menuturkan, meskipun Walikota Parepare Taufan Pawe sudah berjanji akan memulihkan 29 TPH yang diputus kontrak. Namun pihaknya tetap keukeh bertahan hingga pembayaran honor selesai diterima. “Kami dibayar, kami buka,” singkatnya. Gabriel mengaku belum ada pihak pemerintah kota yang menemuinya, pasca keluarnya pernyataan Walikota ke sejumlah awak media.

Pihaknya juga tidak memberikan batas waktu penyegelan kantor dan tetap akan bertahan di kantor DLH hingga proses pembayaran honor ditunaikan pemerintah kota. “Kami tetap disini meski harus bergantian menjaga,” imbuhnya. Kepala Bidang Kebersihan dan Persampahan DLH Parepare, Faisal yang dihubungi terkait masalah itu belum menjawab pertanyaan. Sementara staf DLH yang lain, Wahid,mengaku kantornya disegel dan tidak ada aktivitas bekerja di ruang kantor sepanjang pagi hingga siang. “Katanya seperti itu, saya juga lagi diluar dinda,” katanya. (wal)

Loading...
Loading...

TRENDING

To Top