Pro Daerah

Satu-satunya di Indonesia Timur, Inovasi Kesehatan Pangkep Diganjar Dua Penghargaan dari IndoHCF

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Pemerintah Kabupaten Pangkajene menjadi satu-satunya daerah di wilayah Indonesia Timur yang berhasil meraih dua penghargaan dari hasil inovasi di bidang kesehatan yang dilaksanakan pada ajang IndoHCF Innovation Awards III-2019. Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid SE didampingi Kadis Kesehatan dr Hj Indriaty Latief menerima langsung penghargaan yang bertepatan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional, Sabtu 9 November 2019, di ICE BSD City Tangerang.

Dari lima kategori bidang inovasi yang dinilai, dua inovasi Germas sub kategori program UKM dengan karya Kampung Cerdik dan Kelas Remaja yang diwakili Puskesmas Kota Pangkajene mampu mengukir prestasi dan masuk lima besar bersama Puskesmas Randuangung, Kabupaten Lumajang, Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong dan Dinas Kesehatan Kota Bontang.

Perhelatan bertajuk IndoHCF Innovation Awards III-2019 yang dipelopori Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF). Program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia. Terdapat empat kategori inovasi yang diperlombakan yakni Inovasi SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu), Inovasi GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), Inovasi Alat Kesehatan, dan Inovasi ICT (Information And Communication Technology). Kesehatan. Khusus pada kategori Inovasi GERMAS terdapat dua sub-kategori yaitu Program UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) dan Video Promosi Kesehatan.

Ketua IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mengemukakan, agenda besarnya adalah bagaimana agar pelbagai inovasi dibidang kesehatan baik hasil karya akademisi, praktisi maupun kelompok masyarakat, dapat dihilirisasi atau menjadi model/contoh, dengan cara mengindentifikasi inovasi disetiap daerah sehingga ada pihak-pihak yang tertarik untuk mengembangkan sampai ke tingkat nasional bahkan dapat bersaing di pasar global.

Adanya kompetisi ini memunculkan inisiatif luar biasa bagi institusi di bidang kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk menghasilkan inovasi baru. Mereka berlomba menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. “Tahun ini total peserta ada 193 inovasi yang didaftarkan. Kami terus mendorong para inovator ini tidak hanya bekerja sampai menemukan inovasi, tapi bagaimana mempertahankan inovasi tersebut agar terus berlanjut,” imbuhnya.

Pihaknya pun berharap di tahun-tahun mendatang, antusiasme peserta untuk bersaing dalam ajang IndoHCF Innovation Awards dapat terus semakin meningkat. Event ini, tambah dia, merupakan apresiasi yang diberikan kepada instansi dan individu atau kelompok perorangan yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.(ade)

TRENDING

To Top