Politik

Pilkada Minim Pendaftar, PPP Hanya Terima Empat Figur

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pemilihan kepala daerah ( Pilkada) di Kabupaten Majene pada 2020 mendatang sejumlah figur sudah mulai pasang kuda-kuda. Namun, setelah DPC PPP Kabupaten Majene membuka pendaftaran bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati hingga memasuki batas waktu yang ditentukan yakni tanggal 23 November kemarin, tercatat pendaftar terbilang sepi. Padahal waktu pendaftaran cukup lama atau dibuka selama sepuluh hari.

“Hingga batas waktu yang ditentukan atau sampai dengan tanggal 23 November, pendaftar di sekretariat DPC PPP hanya ada empat figur. Sebut saja, Bupati petahana H Fahmi Massiara yang juga Ketua DPW PPP Sulbar, Wabup Majene, H Lukman yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Majene, Sekda Majene. H Andi Achmad Syukri dan keempat Sekretaris partai golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif, ” beber Hasrapuddin Sekretaris DPC PPP Kabupaten Majene.

Menurut Hasrapuddin dari empat pendaftar itu, tiga figur diantaranya mendaftar sebagai balon wakil bupati. Sedangkan, Fahmi Massiara atau bupati petahana tetap mendaftar sebagai balon bupati. Mantan anggota DPRD Majene itu juga menyampaikan, minimnya figur yang mendaftar di partai berlambang ka’bah itu, mungkin yang bersangkutan merasa khawatir karena ada Ketua DPW PPP Sulbar yang ikut mendaftar. Sehingga itu salah satu yang menjadi pertimbangan tidak berminat mendaftar di PPP tersebut.

Loading...

Namun, lanjut dia mengatakan, jika melihat dari figur yang mendaftar di PPP itu, sudah ada gambaran siapa yang akan mendampingi nanti bupati petahana H Fahmi Massiara di periode keduanya. Hanya saja, figur tersebut tetap akan melalui mekanisme partai yang ada. Termasuk rekomendasi dari DPP PPP pusat, siapa yang akan direkomendasikan di pilkada serentak mendatang.

Sebelumnya, Bupati petahana, Fahmi Massiara menyebutkan, sudah banyak mendengar sejumlah figur yang akan maju di pilkada nanti. Akan tetapi, dari sejumlah figur itu mendaftar sebagai balon wabup dan bukan sebagai balon bupati.

“Iya tentunya kita akan lihat perkembangannya nanti siapa yang paling pas menjadi wabup di periode ke dua. Setidaknya, akan dilakukan survei untuk bisa menentukan figur tersebut, ” kata Fahmi.

Sedangkan Sekda Majene, H Andi Achmad Syukri menuturkan, untuk pilkada di 2020 mendatang tidak ingin melawan atasan. Namun, jika dipanggil untuk mendampingi tentunya sebagai bawahan pasti siap membantunya. (edy)

Loading...

TRENDING

To Top