Sulawesi Barat

Label Miskin Dinsos Menuai Pro dan Kontra, Ini Respon Bupati Polman

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman), H Andi Ibrahim Masdar secara mendadak memanggil khusus Kabid Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos, Syarifuddin Amin. Pemanggilan tersebut dilakukan Bupati Polman disela bersantai di
Warkop Uyaku di Kelurahan Lantora, Poros Polman- Majene, Sabtu 30 November, pagi tadi.

Stiker yang terpasang di rumah penerima program BPNT

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Polman, Aco Musaddad membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Aco menyebutkan, kalau pemanggilan ini terkait pro dan kontra pemasangan label miskin di rumah keluarga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Loading...

Bantuan tersebut merupakan leading sektor Dinsos, dimana beberapa waktu lalu di Kelurahan Lantora dan Kelurahan Polewali di Kecamatan Polewali telah dilakukan yang menuai kritikan dari berbagai masyarakat. Kritikan itu terkait kalimat yang dipajang dan disemprot di rumah penerima, dianggap terlalu menyudutkan keluarga miskin.

“Pro dan kontra inilah yang membuat pak Bupati memanggil khusus Kepala Bidang yang bersangkutan untuk didengar keterangannya terkait pemasangan lebel tersebut ,”ungkap Aco Musaddad.

Mantan aktivis 98 ini mengatakan, Bupati Polman merespon hal itu dan menyampaikan agar kalimat yang ditempel di rumah penduduk tersebut diganti kalimatnya yang Iebih malaqbiq dan mendo’akan keluarga prasejahtera supaya mendapatkan rezeki dari Allah dan dapat keluar dari kemiskinan.

“Bapak Bupati Andi Ibrahim Masdar menyatakan, tujuan pemasangan label miskin tersebut adalah sekaligus dilakukan pendataan. Dan modelnya akan terus diperbaiki,”katanya.(win/ade)

Loading...

TRENDING

To Top