Metro Pare

Kunjungi Parepare, Buah Tangan Paling Rekomended di Balai Ainun Habibie

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Berkunjung ke Kota Parepare, tidak cukup rasanya jika tidak mencari oleh-oleh atau buah tangan khas kota kelahiran Presiden Ketiga RI, BJ Habibie. Salah satu lokasi yang menjadi rekomended adalah di Balai Ainun-Habibie, di Jalan Abdul Jalil Habibie. Balai Ainun Habibie berlantai tiga itu, disulap menjadi pusat ole-ole kota yang identik dengan kota jasa. Berbagai jenis ole-ole khas yang terpampang di sana. Mulai kaos BJ Habibie, hingga kerajinan kerang yang diolah menjadi perhiasan.

Ini salah satu komitmen Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare memberdayakan usaha kerakyatan dalam memenuhi kesejahteraan masyarakat. Terutama dalam memasarkan produk industri rumahan, sekaligus menarik pengunjung. Seperti yang terlihat di halaman Balai Ainun Habibie, Rabu, 6 November 2019. Selain memamerkan produk khas Parepare, yakni Kaos BJ Habibie, juga terdapat berbagai jenis perhiasan berbahan kerang laut. Tak hanya itu, juga ada kue tradisional yang menjadi khas Bugis, yakni Baje Canggoreng, Canggoreng Sapu dan lainnya.

Fokus di perhiasan berbahaan kerang ini memiliki berbagai macam pilihan. Seperti kalung kerang, gelang kerang, bros jilbab.  Tak hanya perhiasan yang dapat menambah kepercayaan diri kepada setiap wanita yang memakainya. Hal lainnya ada lampu hiasan, toples kue, baju bodoh, botol, beberapa kerajinan lainnya yang ditempelkan dengan kerang. Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Dekranasda Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan mengatakan, Balai Ainun Habibie dijadikan pusat memasarkan oleh-oleh khas Parepare. “Kita ingin Parepare memiliki ciri khas tersendiri. Karena Parepare berada daerah pesisir pantai yang memiliki pasokan kerang yang banyak, sehingga kerang-kerang itu kita olah menjadi perhiasan,” kata Erna Rasyid Taufan.

Menurutnya, keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki Parepare, namun potensi usaha kerajinan cukup tinggi. Apalagi dengan berada di pesisir pantai, maka itu menjadi nilai tambah dalam memperkenal Parepare memiliki ciri khas tersendiri. “Walau Parepare minim yang bisa kita angkat ciri khas tersendiri melalui kerajinan kerang ini. Walaupun sudah banyak yang membuat tempat tisu dari kerang, tapi saya yakin baru di Parepare ada hiasan tempel di jilbab, tempel di busana berbahan kerang,” jelasnya. Selain kerajinan kerang, kata Erna Rasyid Taufan, kerajinan khas tersendiri juga diperkenalkan dengan Baju Bodo berkancing kerang. “Deskranasda saat ini, fokuskan kerajinannya dengan dua item, yakni kerang dan baju kaos khas BJ Habibie,” ungkapnya.

Erna Rasyid mengatakan, pengrajin ole-ole khas Parepare dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kelurahan, Deskranasda, dan semua instrumen yang terinspirasi dengan Presiden ke-3 RI, almarhum BJ Habibie. “Ada dua yang harus saya maksimalkan dulu, itu adalah kerang dan nama Pak BJ Habibie. Jadi, baju kaos itu gambarnya pak BJ Habibie, ini adalah penghargaan kepada beliau. Beliau bukan hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi beliau juga orang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” katanya.

Erna pun mengharapkan kepada masyarakat Parepare, dengan menggunakan Gedung Balai Ainun Habibie, sebagai wadah pemasaran pusat oleh-oleh khas Parepare. “Kita terus berupaya mempromosikan baik pendatang lokal, maupun pendatang luar kota, bahkan wisatawan mancanegara tentang ole-ole khas Parepare,” ujarnya. Seorang pengunjung, Hj Marwah mengapresiasi adanya ole-ole khas Parepare, yang dibuat Deskranasda. Menurutnya, hal ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang buah tangan khas Parepare yang terbuat dari kerang, dan kaos khas BJ Habibie yang dapat di kenang. “Pertama itu kita dapat mengetahui bahwa Parepare memiliki khas tersendiri, yang terbuat dari kerang. Kedua, kita dapat mengenang BJ Habibie dengan adanya baju kaos yang bergambarkan bapak BJ Habibie,” singkat Marwah. (ana)

TRENDING

To Top