Metro Pare

Komisi I Gagal Panggil BKPSDM Parepare

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Komisi I DPRD Parepare gagal memanggil pihak BKPSDM untuk mengklarifikasi dugaan penahanan pangkat ASN yang diduga dilakukan oleh pihak BKPSDM. Anggota komisi I DPRD Yusuf Lapanna menjelaskan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan untuk hearing kepada BKPSDM Senin 11 November 2019. “Kami sudah layangkan surat pemanggilan kepada BKPSDM untuk hearing, suratnya sudah mereka terima sekira pukul 11.00 WITA, siang tadi,” katanya

Rencananya hearing atau rapat dengar pendapat dengan pihak BKPSDM sedianya dilaksanakan pada Senin 11 November pukul 14.00 wita di ruang komisi I, namun hingga pukul 15.00 wita sore hari, pihak dari BKPSDM, yakni Plt Kepala BKPSDM dan Sekretaris belum datang. Menurut Yusuf Lapanna, pihaknya sudah menghubungi sekretaris BKPSDM, namun berdalih tengah melakukan rapat dengan Walikota. “Kita sudah hubungi tapi belum datang, tentu kami akan lakukan langkah selanjutnya untuk bisa menghadirkan mereka, atau kita sidak langsung ke tempat mereka,” ujarnya

Pemberitaan sebelumnya, ASN inisial MTG mengadu ke BKPSDM mempertanyakan kenaikan pangkatnya, dari IIIc ke IIId yang belum terealisasi. Padahal MTG sudah mengetahui pangkat IIId sudah keluar dan dapat diakses dari situs BKN pusat.

Menurut legislator partai Gerindra itu, apa yang dilakukan oleh BKPSDM kepada ASN tersebut merupakan tindakan zholim dan melawan hukum, karena menahan sesuatu yang telah menjadi hak orang lain. “Itu sudah menjadi hak ASN, kenapa harus ditahan, dan itu adalah tindakan melawan hukum,” tegasnya

Sesuai informasi yang diketahui Yusuf, banyak ASN yang mengalami nasib sama, namun mereka takut mengadu. Ia mencurigai ada motif lain dibalik peristiwa penahanan pangkat ASN. “Apa sebetulnya kendala, kita mau ketahui, kenapa pangkat mereka ditahan, kami ingin cari solusinya, makanya kami undang,” sesalnya.

Sementara Sekretaris Dinas BKPSDM Adriani Idrus mengaku tidak dapat hadir karena melakukan rapat monitor dan evaluasi dengan walikota. “Besok dek, tadi bersamaan dengan acara monev,” singkat Adriani.(wal)

TRENDING

To Top