Metro Pare

Kenaikan Pangkat ASN Parepare Tertahan, Kok Bisa ?

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Kenaikan pangkat salah seorang Aparat Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Parepare tertahan. Hal itu terungkap saat seorang ASN mengadukan nasib kenaikan pangkatnya ke Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Parepare, Rabu 6 November, kemarin.

ASN berinisial MTG yang berdinas di Kantor Dinas Perhubungan mempertanyakan perihal kenaikan pangkatnya yang tertahan. Padahal, kata MTG, SK persetujuan kenaikan pangkatnya dari golongan III c ke III d sudah disetujui oleh BKN Pusat sejak Oktober 2018, silam. “Sudah lima tahun pangkat III c saya, dan sudah keluar persetujuan kenaikan pangkat ke III d dari BKN, tapi sampai sekarang tertahan,” katanya, sore tadi.

MTG mengakui, pangkat tersebut diusul sendiri oleh BKPSDM hingga mendapat persetujuan dari BKN Pusat sejak tahun 2018, namun entah kenapa kenaikan pangkatnya belum terbit. “Saya pertanyakan, apa masalahnya sehingga kenaikan pangkat saya tidak terbit,”ujar MTG yang juga merupakan mantan aktivis Gapembar tersebut.

Ia pun mendesak pihak BKPSDM untuk segera menerbitkan SK kenaikan pangkat tersebut. “Katanya sudah ada di meja pak wali, tetapi menurut informasi dari staf disana (walikota-red), yang ada hanya SK CPNS 2018, jangan-jangan pihak BKPSDM yang tahan,”kesalnya. “Lalu kenapa memang pangkat itu ditahan,”timpalnya.

MTG sendiri mempertanyakan motif dibalik penahanan kenaikan pangkat tersebut, padahal pangkat rekan seangkatannya sesama ASN sudah terbit. “Rekan-rekan saya sudah keluar SK kenaikan pangkat dari Walikota, lalu kenapa saya belum, padahal sudah memenuhi persyaratan,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan SDM, BKPSDM Parepare, Ali Fahmi yang dikonfirmasi enggan menjawab pertanyaan wartawan. Namun, dirinya tetap berjanji akan memberikan keterangan. “Tunggu ya, terima kasih atas informasinya,”singkatnya melalui jaringan telepon.

Sementara Plt Kepala BKPSDM Gustam Kasim yang dihubungi mengaku belum mengetahui adanya hal tersebut. “Siapa itu, nanti saya cek dulu, tapi bila benar demikian akan kita proses segera,” tegasnya.(wal)

TRENDING

To Top