Style dan Keren

Festival Budaya ‘Saiyyang Pattudu’ Dimeriahkan Pelajar di Majene

PAREPOS.CO. ID, MAJENE–Pegelaran Festival “Saiyyang Pattu’du” atau kuda menari telah menjadi agenda wisata budaya Pemerintah Kabupaten Majene . Karena setiap tahunnya festival tersebut digelar secara meriah dengan melibatkan sekolah – sekolah mulai dari pelajar SD, SMP dan SMA dan bahkan ada dari TPA.

Seperti diketahui Saeyyang Pattu’du merupakan salah satu warisan budaya di tanah mandar, yang cukup lawas. Di zaman kerajaan Mandar, hanya kaum bangsawan yang diperbolehkan. Namun begesernya zaman, tradisi tersebut sudah berkembang di kalangan masyarakat luas. Bahkan sudah dijadikan sebagai motivasi bagi anak – anak yang telah menammatkan bacaan Alqurannya.

Dengan berpakaiyan adat mandar, anak – anak tersebut diarak di atas kuda sambil menari saat pawang dan kelompok parrawana ( rebana ) beraksi dengan semangat berpantun atau kalidaqdaq mandar.

Loading...

“Untuk tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene kembali menggelar estival tersebut selama dua hari, yang dimulai tanggal 12- 13 November, “Kata ketua Panitia Arismunandar.

Ditambahkannya, tempat kegiatan dimulai dari pelataran Boyang Assamalewuang Majene dan finsih di panggung penghormatan di area stadion Prasamya Majene. Dengan total peserta sebanyak 63 yang terdiri dari 52 Peserta SD, 7 dari SLTP, 2 peserta SLTA dan dari TPA juga ada 2 Peserta.

Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan sangat antusias dalam menyaksikan Festival tahunan tersebut. Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, juga untuk membangun nunasa kearifan lokal dan mempertahankan tradisi kebudyaan mandar.

” Untuk bisa lebih memajukan daerah ini, kita harus dipacu dan lebih giat dengan berbagai sektor, termasuk dengan mempetahankan tradisi kebudayaan yang sudah ada. Seperti wisata kebudayaan yang besar ini untuk bisa mendorong pariwisata bernuansa tradisional, ” pungkasnya. (edy)

Loading...

TRENDING

To Top