Sulawesi Barat

BPJS Cabang Polewali Gelar Diskusi Terkait Perpres No 75

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Menyikapi adanya perubahan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial( BPJS) Kesehatan, dimana diketahui besaran iuran BPJS akan naik per 1 Januari 2020. Besaran iuran BPJS tersebut naik karena adanya Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Perubahan Iuran BPJS ditegaskan dalam Pasal 34 Perpres 75 tahun 2019 yaitu untuk Kelas I sebesar Rp.160.000,00/orang/bulan, Kelas II sebesar Rp.110.000,00/orang/bulan dan Kelas III sebesar Rp.42.000,00/orang/bulan.

Terkait hal itu, pihak BPJS Kesehatan Cabang Polewali menggelar diskusi membahas Perpres, acara tersebut digelar di Warkop Uyaku di Kelurahan Lantora, di Jalan Hj.Andi Depu, Poros Polman Majene Kamis 7 November 2019. Kegiatan dihadiri beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) diantaranya KAHMI,HMI,PMII,KNPI Dan GP Ansor Cabang Polman,Kadis Sosial dan Kabid Pemberdayaan serta Kepala Cabang BPJS Polewali, drg Hari Wibawa.

Kepala Cabang BPJS Polewali mengatakan, secara umum peserta JKN-KIS belum memahami kenapa Perpres 75 ini harus terbit dan ini akan menjadi tanggungjawab bersama. Dan kenaikanya itu dilatar belakangi lebih besar pembiayaan dari pada pendapatanya, contohnya banyak iuran tertunggak dan tidak dibayarkan dan itu salah satu pemicunya misalnya di rumah sakit pembiayaan mencapai Rp 135 miliar pertahun.

Sedangkan pendapatan hanya Rp 35 miliar ini tidak berbanding lurus, namun kita juga harus menunggu keputusan resmi dari pusat karena sementara masih dibahas di DPR RI.

Kepala Dinas Sosial, HM Jusuf Jalaluddin menyampaikan, ketika Perpres Ini berlaku maka ada solusi yang akan kita tawarkan Kemasyarakat bagi peserta BPJS mandiri yang kelas III dapat pindah ke Program JKN KIS Penerima Bantuan Iuaran (PBI) yang didanai APBD dengan syarat benar-benar miskin yang dibuktikan dengan keterangan miskin dari Desa atau Kelurahan setempat.(win/ade)

TRENDING

To Top