Metro Pare

Berseteru Terkait Warisan, Ibrahim Mukti Rindu Sungkem Kedua Orang Tuanya

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Putra H Mukti, H Ibrahim Mukti menahan rindu kepada kedua orang tuanya. Ibrahim yang diketahui berseteru dengan orang tuanya sendiri terkait warisan, berujung pada pelaporan tindak pidana dirinya kepada polisi. Menurut Ibrahim, dirinya mengundang rekan wartawan untuk mengimbangi pemberitaan yang menyudutkan dirinya sebagai anak durhaka kepada kedua orangtuanya.

“Saya sebagai anak tidak pernah terbesit untuk menyakiti hati kedua orang tua saya, justru saya selalu berupaya taat dan patuh pada orang tua dan ingin membahagiakannya. Saya juga tidak tersinggung akan pernyataan orang tua saya yang menyebut saya durhaka,” tuturnya kepada wartawan, Jumat 8 November di Kafe Gazzas.

Ibrahim berharap dapat kembali bersua rukun dan berbahagia serta bisa berkumpul lagi bersama keluarga besarnya. “Mohon doanya dari seluruh keluarga, kerabat maupun sahabat agar saya bisa berkumpul lagi dalam ikatan keluarga besar H Mukti Rahim,” terang pengusaha SPBU itu sambil mengusap air matanya.

“Saya selalu ingin silaturahmi kasian, meminta sungkem sama orang tua. Saya rindu sekali terutama kepada ibu saya semoga ini berakhir damai agar aib keluarga tidak keluar kemana-mana,” ucapnya bergetar

Didampingi pengacara, Ibrahim mengaku, konflik keluarga yang terjadi dilatar belakangi oleh ketidaksetujuannya untuk menjual aset SPBU Soreang milik keluarga besar H Mukti Rahim. Berawal dari itu kemudian berkembang dan berujung pada pelaporan kasus pidana penyerobotan lahan yang dilaporkan oleh ayahnya sendiri H Mukti dengan terlapor H Ibrahim Mukti kepada polisi.

Bukan hanya itu, H Ibrahim selaku anak juga menggugat ayahnya H Mukti pada kasus perdata gugatan deviden dimana posisinya sebagai Komisaris di perusahaan SPBU milik keluarga PT Laega Jaya Bersama. Sementara tergugat Ayah, Ibu dan saudaranya pada posisi Dewan Direksi dan komisaris pada perusahaan yang sama yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Parepare.(wal/ade)

TRENDING

To Top