Politik

Bermanuver Jelang Pilkada, Asnuddin Dicopot dari Jabatan Ketua DPC PPP Majene

PAREPOS.CO.ID,MAJENE—Perebutan kursi orang nomor satu di Kabupaten Majene, rupanya kian memanas. Hal itupun berdampak pada pencopotan jabatan Ketua DPC Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Kabupaten Majene sebagai partai pemenang di Pileg 2019. H Asnuddin Sokong SE MM yang sedang giat bermanuver untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang, belakangan diketahui sudah tak menduduki jabatannya sebagai Ketua DPC PPP.

Sang ketua partai berlambang Kakbah itu mendadak dicopot atau dilengserkan dari jabatannya sebagai ketua partai. Seperti diketahui selama ini, Asnuddin Sokong mengatakan siap dan serius maju di pilkada Majene. Walupun, harus berhadapan dengan koleganya sendiri yang tak lain adalah petahana H Fahmi Massiara yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sulbar.

Sekretaris DPC PPP Majene, Hasrapuddin, Sabtu, 9 November 2019, membenarkan penggantian Asnuddin Sokong dari jabatannya sebagai Ketua DPC PPP Majene. Namun, Hasrapuddin membantah kalau tindakan itu dilakukan karena ingin melawan bupati petahana, Fahmi Massiara di Pilkada mendatang.

“Pencopotan pak Aji itu tidak berkaitan dengan pilkada Majene. Melainkan murni dari hasil evaluasi pengurus partai. Bahkan seluruh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) kecamatan sepakat untuk menggangtinya, ” sebut Hasrapuddin.

Mantan anggota DPRD Majene itu, juga menyatakan hal itu biasa terajadi di organisasi politik dan sudah melalui mekanisme partai yang ada. Termasuk pencopotan Ketua DPC PPP itu sudah melalui Musyawarah Daerah luar Biasa (Mudalub) PPP beberapa hari lalu di Sektetariat DPC PPP Kabupaten Majene.

“Intinya walaupun sudah bukan Ketua DPC PPP, namun pak Asnuddin Sokong tetap kader partai dan kini diangkat sebagai Ketua Majelis Pakar Partai. Sedangkan penggantinya sebagai Ketua DPC PPP, adalah Salmawati Djamado yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Majene,” katanya.

Dengan demikian, Ketua DPC PPP yang baru akan melanjutkan tugas sisa masa periode kepengurusan hingga tahun 2021 mendatang. Setelah itu baru akan dilakukan Musda DPC PPP untuk kepengurusan lima tahun berikutnya. (edy/ade)

TRENDING

To Top